Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Emas Memanfaatkan Pelemahan Dolar AS saat Ketegangan Perdagangan Membayangi
Wednesday, 5 February 2025 07:25 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas mencapai rekor tertinggi $2.845 pada Selasa malam selama sesi Amerika Utara saat Dolar AS jatuh, terbebani oleh penurunan imbal hasil obligasi Treasury AS. "Perang dagang" antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok memicu pelarian ke status safe haven logam kuning tersebut. XAU/USD diperdagangkan pada $2.843, naik lebih dari 1%.

Masalah geopolitik mendorong harga emas batangan. Meskipun Presiden AS Donald Trump menunda tarif pada Meksiko dan Kanada, bea masuk sebesar 10% pada barang-barang Tiongkok mulai berlaku, memicu tindakan pembalasan oleh Tiongkok.

Tiongkok menerapkan tarif pada produk-produk tertentu, seperti batu bara, Gas Alam Cair (LNG), Minyak Mentah, peralatan pertanian, dan truk listrik yang diimpor dari AS. Selain itu, Tiongkok telah memutuskan untuk mengenakan kontrol pada ekspor beberapa logam, yang penting untuk elektronik. Meningkatnya perang dagang AS-Tiongkok membebani Greenback, yang menurut Indeks Dolar AS (DXY), turun 0,43%, di bawah angka 108,00.

Oleh karena itu, logam yang tidak memberikan imbal hasil ini akan melanjutkan relinya, awalnya menuju $2.850, di atas angka $2.900.

Namun, para pembicara Federal Reserve (Fed) dapat membatasi kenaikan Emas jika mereka bersikap sedikit agresif. Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengatakan pekerjaan The Fed belum selesai pada inflasi, seraya menambahkan bahwa ekonomi AS berada dalam posisi yang baik dan Bank Sentral berada dalam posisi yang kuat untuk menunggu dan melihat serta menilai dampak tarif.(mrv)

Sumber : FXStreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS